Langsung ke konten utama

Postingan

Featured post

Pemerintah Republik Indonesia Resmi Kenakan Pajak Crypto 0,21%: Apa Dampaknya bagi Investor?

Pemerintah Resmi Terapkan Pajak Crypto 0,21% Jakarta, 1 Agustus 2025 — Pemerintah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Kementerian Keuangan resmi menetapkan tarif pajak sebesar 0,21% untuk setiap transaksi aset kripto yang berlangsung di dalam negeri. Kebijakan ini mulai diberlakukan secara nasional mulai hari ini, dan menjadi langkah terbaru pemerintah dalam merespons pertumbuhan ekonomi digital, khususnya sektor cryptocurrency yang terus berkembang pesat. Pajak Crypto 0,21%: Strategi Pemerintah Tingkatkan Penerimaan Negara Langkah pemerintah mengenakan pajak sebesar 0,21% atas transaksi aset kripto dinilai sebagai strategi konkret dalam meningkatkan penerimaan negara dari sektor ekonomi digital. Di tengah naiknya minat masyarakat terhadap cryptocurrency, kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk menertibkan aktivitas perdagangan aset digital, tapi juga menciptakan ekosistem yang lebih transparan dan akuntabel. Melalui Direktorat Jenderal Pajak dan ...
Postingan terbaru

Komputer Kuantum vs Blockchain: Ancaman atau Peluang Masa Depan?

Komputer Kuantum vs Blockchain: Ancaman atau Peluang Masa Depan? Dalam dunia teknologi modern, dua inovasi raksasa sedang berkembang pesat: komputer kuantum dan blockchain . Tapi yang jarang dibahas adalah bagaimana keduanya saling bertabrakan — bahkan bisa saling merusak. Apakah komputer kuantum akan menghancurkan kripto seperti Bitcoin dan Ethereum? Atau justru membuka era baru yang lebih canggih? 🚨 Ancaman Nyata: Blockchain Bisa Dipecahkan? Blockchain adalah teknologi yang terkenal sangat aman , karena dibangun dengan sistem kriptografi canggih seperti: ECDSA (Elliptic Curve Digital Signature Algorithm) — untuk menandatangani transaksi. SHA-256 — algoritma hash yang digunakan oleh Bitcoin. Namun, semua itu hanya aman selama komputer kuantum belum beraksi. 🧠 Apa Itu Komputer Kuantum? Berbeda dengan komputer biasa yang menghitung pakai bit (0 atau 1), komputer kuantum menggunakan qubit , yang bisa jadi 0 dan 1 secara ber...

⚠️ PPATK Akan Blokir Rekening yang Tidak Bertransaksi Selama 3–12 Bulan: Ini Penjelasannya!

Ilustrasi PPATK Blokir Rekening Tidak Aktif Selama 3-12 Bulan – Sumber: NK CHAIN Jakarta – PPATK dikabarkan tengah menyiapkan kebijakan baru berupa pemblokiran rekening tidak aktif selama 3 hingga 12 bulan. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya pencegahan pencucian uang dan penguatan sistem pengawasan transaksi keuangan nasional. Hati-hati! Jika kamu memiliki rekening bank yang tidak pernah digunakan selama berbulan-bulan, bersiaplah untuk kemungkinan diblokir. PPATK bersama pihak perbankan akan mengambil langkah tegas terhadap rekening yang tidak aktif dalam jangka waktu 3 sampai 12 bulan. Bayangkan kamu membuka rekening bertahun-tahun lalu, lalu melupakannya. Tanpa disadari, kini rekening itu masuk radar PPATK karena tidak ada transaksi selama berbulan-bulan. Inilah yang sedang terjadi — sistem keuangan nasional bersiap melakukan pembersihan rekening tidur dalam skala besar. ⚠️ PPATK Akan Blokir Rekening yang Tidak Bertransaksi Selama 3–12 Bulan: Ini ...

Blum Bikin Kecewa Komunitas: Airdrop yang Tak Sesuai Ekspektasi

Ilustrasi resmi airdrop token Blum ($BLUM) — sumber: desain orisinal NK CHAIN. Blum Bikin Kecewa Komunitas: Airdrop yang Tak Sesuai Ekspektasi Di tengah hype dan harapan tinggi dari komunitas crypto, Blum — platform trading berbasis Telegram — justru menorehkan catatan kelam. Janji manis yang semula dianggap angin segar, berubah menjadi kekecewaan kolektif di banyak komunitas Web3. Janji Dibayar, Tapi Tidak Semua Ditepati Sejak awal, Blum sukses menggaet perhatian lewat sistem quest dan undangan yang menjanjikan reward. Banyak pengguna menghabiskan waktu, energi, bahkan reputasi untuk mengajak orang bergabung. Namun, ketika pengumuman airdrop datang, hasilnya justru mengejutkan: Sebagian besar pengguna hanya dapat sedikit atau tidak sama sekali. Konversi reward tidak transparan. Banyak yang merasa sistemnya berat sebelah dan tidak adil. Satu komentar di media sosial menggambarkan suasana hati komunitas dengan tepat: "Kami bukan minta ...

Sang Pengatur Suku Bunga: Bagaimana Jerome Powell Mengguncang Dunia

Sang Pengatur Suku Bunga: Bagaimana Jerome Powell Mengguncang Dunia Dulu banyak orang tak mengenal namanya. Kini, setiap pernyataannya ditunggu dunia. Ia bukan presiden, bukan miliarder, bukan pemimpin partai. Namun satu kalimat darinya bisa membuat Bitcoin jatuh, pasar saham terguncang, dan negara berkembang panik. Dialah Jerome Powell , Ketua The Federal Reserve— sang pengatur suku bunga dunia . Jerome Powell, Ketua Federal Reserve yang memengaruhi ekonomi global lewat suku bunga. Dulu banyak orang tak mengenal namanya. Kini, setiap pernyataannya ditunggu dunia. Ia bukan presiden, bukan miliarder, bukan pemimpin partai. Namun satu kalimat darinya bisa membuat Bitcoin jatuh, pasar saham terguncang, dan negara berkembang panik. Dialah Jerome Powell, Ketua The Federal Reserve—sang pengatur suku bunga dunia. --- 🧠 Siapa Jerome Powell? Jerome Powell atau akrab disapa “Jay Powell” adalah Ketua Federal Reserve (Bank Sentral AS) sejak tahun 2018. Dengan lat...

Ketegangan Kamboja–Thailand Mengguncang Blockchain Asia Tenggara: Ancaman atau Peluang Web3?

Ketegangan Kamboja–Thailand Mengguncang Blockchain Asia Tenggara: Ancaman atau Peluang Web3? Konflik berskala regional, meski tidak sebesar perang global, tetap berdampak signifikan terhadap perekonomian digital—terutama sektor blockchain dan Web3. Ketegangan politik antara Kamboja dan Thailand yang memanas dalam beberapa bulan terakhir memberi efek domino pada ekosistem kripto Asia Tenggara, sebuah kawasan yang sedang tumbuh pesat sebagai pusat inovasi Web3 . šŸŒ Blockchain Asia Tenggara: Kawasan Berkembang, Tapi Rentan Asia Tenggara—termasuk Thailand, Kamboja, Indonesia, dan Filipina—merupakan pasar kripto paling aktif di dunia . Riset Chainalysis 2024 bahkan menempatkan Vietnam dan Filipina di daftar top 10 adopsi kripto global . Kamboja sendiri dikenal agresif dalam memanfaatkan blockchain untuk proyek-proyek nasional seperti Bakong (CBDC lokal berbasis DLT) . Namun, ketika dua negara yang punya potensi besar dalam Web3 justru bersitegang, ada beberapa hal ...